Hukum-Kriminal

TIPU WARGA DENGAN MODUS LOWONGAN KERJA BAYAR JUTAAN RUPIAH, DIAMANKAN POLSEK PERDAGANGAN

PERDAGANGAN | Mitra SimalungunDPI (32), Warga Huta 3 Nagori Landbau Kec. Bandar Kab. Simalungun, diamankan Polsek Perdagangan, pasalnya diduga melakukan Tindak Pidana Penipuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP, dan sesuai Laporan Polisi Nomor : LP / 10 / II/ 2019 / Simal-Dagang, tanggal 15 Februari 2019. Sabtu (16/02).

Informasi dihimpun, Pada hari rabu (16 Januari 2019), sekira Pukul 14.00 wib, korban dipanggil oleh Sukarti kerumahnya di Huta 5 Nagori Bandar Jawa Kec Bandar Kab Simalungun, kemudian Korban dipertemukan dengan terlapor lalu terlapor menawarkan untuk bekerja di PT WASKITA sebagai karyawan kontrak dengan membayar Uang senilai 4 juta rupiah, dan kemudian uang tersebut dibayar korban keesokan harinya lalau pada hari sabtu (26 Januari 2019), sekira pukul 16.00 wib, terlapor kembali menghubungi korban dan meminta korban untuk mengirimkan uang sebesar 3 juta rupiah agar dapat bekerja sebagai karyawan tetap di PT WASKITA KARYA, kemudian pada hari senin (11 Februari 2019), sekira Pukul 12.00 Wib, korban mengecek kantor PT WASKITA KARYA yang dimaksud oleh terlapor di Kota Medan, tetapi kantor tersebut tidak ada (Fiktif) dan korban menyadari bahwa terlapor telah melakukan penipuan, sehingga pelapor merasa keberatan dan melaporkan ke polsek perdagngan.

Kapolsek Perdagangan AKP. SUPENDI, SH, MH kepada Awak Media mengatakan, ” Pada Hari jumat tanggal 15 Februari 2019 pelapor datang ke mako polsek perdagangan, dengan memberikan informasi kepada penyidik bahwa Terlapor akan melakukan penipuan terhadap korban lainya, mendapatkan informasi tersebut Anggota Opsnal Polsek Perdagangan lansung berangkat menuju rumah yang di informasikan oleh pelapor, sesampaikan di rumah tersebut benar bahwa terlapor ada di rumah yang di informasikan pelapor, dan setelah itu terlapor dibawa dan diamankan ke polsek perdagangan untuk pemeriksaan lebih lanjut, ” ujar Kapolsek AKP. SUPENDI, SH, MH.

Diterangkannya, ” Setelah sampainya di polsek perdagangan dan dilakukan pemeriksaan (BAP) diketahui bahwa Terlapor Memang benar melakukan penipuan dengan modus dapat memasukan orang untuk menjadi/ bekerja sebagai karyawan PT WASKITA dan terlapor juga mengakui bahwa ianya telah meminta sejumlah uang untuk bisa masuk menjadi karyawan PT WASKITA, ” tukasnya.

Dari keterangan Terlapor, ianya mengakui bahwa bekerja di PT WASKITA, Akan tetapi ketika dimintai identitas oleh penyidik sebagai karyawan PT WASKITA, Terlapor tidak dapat menunjukan identitas apapun.|| rel.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Wali Kota :  ASN tidak taat akan dikenakan Sangsi | Mitra Simalungun

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top