Tapteng-Sibolga

Tim Jarlit Kesehatan Kab. Tapanuli Tengah Sampaikan Hasil Penelitian Bidang Kesehatan Tahun 2017

Tapteng-Mitrasimalungun, Bupati Tapanuli Tengah (Bakhtiar Ahmad Sibarani) diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sosial (Ir. Yakmuri, SH, MM, MT) dan didampingi oleh Kabid Litbang Bappeda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tiurlina H. Sihite, SP, MM) membuka secara resmi Rapat Penyampaian Hasil Penelitian Bidang Kesehatan oleh Tim Jaringan Penelitian Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tim Jarlitkes Kab. Tapteng) bertempat di Ruang Rapat Cendrawasih Kantor Bupati Tapanuli Tengah, Rabu (12/07/2017).

Tim Jarlitkes Kab. Tapteng terdiri atas 5 (lima) orang, yaitu

1.  Yupiter L. Manurung, ST, M.Si;

2.  Devi Suryati Sihite, SKM, MKM;

3.  Fadriani Marbun, S.Farm, Apt;

4.  Evi Ulina Sirait, SKM; dan

5.  Ahmad Sungadi, SKM

Melaksanakan paparan hasil penelitian Tim Jarlitkes Kab. Tapteng Tahun 2017 tentang Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif 6 (Enam) bulan, dengan lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Sarudik.

“Adapun tujuan pelaksanaan penelitian itu untuk mengetahui gambaran tentang ASI eksklusif 6 bulan dan faktor-faktor yang yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif 6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sarudik, hubungan antar faktor predisposisi (pendidikan, paritas, pekerjaan, pengetahuan, dan sikap) dengan pemberian faktor-faktor yang yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif 6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sarudik, untuk mengetahui hubungan faktor pemungkin (riwayat IMD dan terpapar sampel susu formula) serta hubungan antar faktor penguat (dukungan suami dan dukungan tenaga kesehatan) dengan pemberian ASI eksklusif 6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sarudik, dan untuk mengetahui faktor yang diprediksi paling dominan berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif 6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sarudik,” kata Yupiter L. Manurung, ST, M.Si.

Selanjutnya, Yupiter L. Manurung, ST, M.Si menyampaikan bahwa desain penelitian yang dilakukan oleh Tim Jarlitkes Kab. Tapteng secara cross sectional di wilayah kerja Puskesmas Sarudik selama bulan Maret 2017. Populasi penelitian adalah seluruh Ibu yang memiliki Bayi berusia 6-12 bulan yang terdaftar di Posyandu dan bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Sarudik sebanyak 110 ibu.

Melanjutkan paparan hasil penelitian itu, Devi Suryati Sihite, SKM, MKM menyampaikan bahwa pemberian ASI Eksklusif 6 bulan sebesar 17,30%. Adapun faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif tersebut meliputi pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan. Faktor paling dominan yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif itu adalah dukungan tenaga kesehatan.

Diakhir paparannya, Tim Jarlitkes Kab. Tapteng menyampaikan Saran untuk dapat menerima masukan dari seluruh peserta rapat.

Kabid Litbang Bappeda Kab. Tapteng (Tiurlina H. Sihite, SP, MM) menyampaikan bahwa hasil penelitian Tim Jarlitkes Kab. Tapteng ini menjadi masukan penting pada seluruh instansi teknis terkait termasuk seluruh pemangku kepentingan yang ada, baik dalam penyusunan program prioritas pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kab. Tapteng Tahun 2017-2022, RenstraSKPD Tahun 2017-2022, dan berbagai program dan implementasinya oleh para pemangku kepentingan terkait.

Hadir pada Rapat Penyampaian Hasil Penelitian Bidang Kesehatan oleh Tim Jarlitbangkes Kab. Tapteng Tahun 2017 itu Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sosial, mewakili TP. PKK Kab. Tapteng, TP. PKK Kecamatan Sarudik, Tim Jarlitbangkes Kab. Tapteng, Ketua Dewan Riset Daerah Kab. Tapteng, Kabid Litbang Bappeda Kab. Tapteng, Kabid Layanan Kominfo Diskominfo Kab. Tapteng, Sekretaris Dinas Kesehatan Kab. Tapteng dan jajarannya, Dinas PP dan PA Kab. Tapteng, DP2KB Kab. Tapteng, RSUD Pandan, Puskesmas Sarudik, Ketua IBI, dan Kader Kelurahan se Kecamatan Sarudik.|| “Horas M.Htg”.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top