Desa Kita

Tim Jaksa dan Tim Ahli Meninjau ADD Bandar Pulo Tahun 2016

Photo : TIM JAKSA DAN TIM AHLI, Meneliti Dengan Alat Bor yang baik.
di Huta III Nagori Bandar Pulo, Kec. Bandar.

BANDAR PULO – Mitra Simalungun, Pembangunan di Nagori Bandar Pulo Kecamatan Bandar Perdagangan Kabupaten Simalungun dengan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun anggaran 2016, yang diadukan Oknum tertentu melalui JAPITSUS Simalungun,

Tim dari Kejaksaan Simalungun beserta Tim Ahli melihat langsung, meninjau, meneliti, dan mengukur
mengambil Sampel, dengan menggunakan alat Bor, guna mengambil sampel, mengukur ketebalan Jalan RABATBETON, Rabu (11/10).

Rombongan yang hadir dengan kerja
Keras dan sangat teliti di Huta lll 
Nagori Bandar Pulo, Kecamatan Bandar.

Rombongan Tim dari kejaksaan antara lain DASMER SARAGI. SH, DAFID SIPAYUNG. SH, sedangkan Tim Ahli JAMAHAEN PURBA, diikuti Pangulu Bandar Pulo R. R. Silalahi, dan Tim Pelaku Kerja (TPK) MULIONO, turut juga di ikuti Ketua LSM Peduli Anak Bangsa Bung WH. Butarbutar.

Penelitian pertama di Huta Ill meninjau bangunan Jalan RABAT BETON, Lebar yang seharusnya 3 Meter menurut RAB, ternyata setelah diukur 3,4 Meter, panjang menurut RAB 190 Meter, setelah di ukur menjadi 191 Meter, lebih 1 Meter.

Sedangkan ketebalan cor yang diambil 11 x Bor, jarak bor pertama ke bor ke dua, dan setrusnya jarak 10 Meter/boran, dan sekaligus hasil
Bor untuk meneliti campuran semen, yang diminta di RAB K 124 – 125.

Menurut Tim Ahli Jamahen Purba hasil Paling Baik K 175 – 200, sedangkan ketebalan cor yang diminta 15 CM, ternyata hasil Survey yang di Bor sebanyak 11 lobang = 160,6:11=14,6, kurang 4 mm, dapat di kategorikan ukuran basah 16 cm, sesudah susut/kering, menjadi 14,6 Cm, dengan arti masi layak sebatas wajar.

Rabat beton kedua yang diteliti panjang 80 M di RAB, ternyata hasil penelitian 81 Meter lebih 1m, sedangkan lebar lebih 2 CM dari RAB, sampel ketebalan 6 X Bor berjumlah 84,6 : 6 = 14,1.cm kurang 9 mm, dengan arti masi wajar.

Selanjutnya Cor Plat Beton, tidak ada yang kurang, malah lebih dari RAB.

Sedangkan paret Draenase ukuran tidak ada yang kurang, dan kekuatan Fisik sesuai RAB.

TIM Ahli JAMAHAEN PURBA, ST, MT mengatakan kepada media ini,” Kurang Ajar yang mengadukan
Proyek ADD ini, Buat cape Saja,” ucapnya.

Penelitian pertama di Huta III, selesai, masi berlanjut penelitian dihari berikutnya.

Hasil kerja Tim yang cukub sangat teliti dapat diduga, Aduan yang di
Laporkan ke JAPITSUS  aduan tak jelas, asal-asalan tanpa unsur penelitian mungkin karena kebencian pribadi kepada Pangulu Bandar Pulo R. R. SILALAHI.

Tentang pengaduan yang ditanda tangani beberapa masyarakat, Kru Media ini menelusuri warga di lingkungan huta III semua mengatakan dan menyebut nama Allah, tidak ada membubuhkan tandatangan, seperti kata warga bernama Subari dan Sugeng dengan tegas mengatakan,” tidak ada yang senang melihat yang mengadukan itu di kampung ini,” ucapnya.

Ucapan yang sama di katakan
warga yang bernama Muliono bahwa,” yang mengadukan itu LPM NAGORI BANDAR PULO, yang mana dia itu banyak warga tidak senang melihatnya.

Penelitian pertama selesai, dengan lancar akan dilanjutkan di hari berikutnya.|| WHBB.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top