Sergai-Tebing Tinggi

Tebingtinggi Terendam Banjir di 22 Kelurahan, Pemko Salurkan Bantuan

Tebingtinggi – Mitra Simalungun, Banjir yang melanda Kota tebingtinggi sejak Sabtu (2/12) dini hari, hingga sore tadi masih merendam ribuan pemukiman warga yang tersebar di 22 kelurahan se kota Tebingtinggi.

Berdasarkan data sementara dari BPBD setempat, musibah banjir akibat meluapnya sungai padang dan sungai Bahilang melintas di kota Tebingtinggi itu, sebanyak 22 kelurahan di 5 kecamatan sekota Tebingtinggi terendam oleh banjir, hingga sebanyak 4.833 Kepala Keluarga atau 18 ribu jiwa terpaksa mengungsi ke tenda-tenda pengungsian dan rumah keluarganya yang tidak terkena banjir.

Pantauan dilapangan, Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, dengan didampingi Kadis Sosial H Syaiful Fachri, Kasatpol PP M Guntur Harahap, Kepala BPBD dan Direktur RSUD dr Kumpulan Pane dr H Nanang Fitra Aulia, sejak pagi tadi langsung turun ke sejumlah lokasi banjir untuk memimpin jajarannya yang mengevakuasi warga ke tenda pengungsian serta menyalurkan bantuan makanan.

Disela-sela peninjauannya, Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan, untuk membantu warga, pihaknya telah menyiapkan 18 – 20 ton beras serta puluhan ribu Nasi bungkus untuk disalurkan kepada para pengungsi.

Selain itu, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tebingtinggi juga telah menyiapkan sembilan tenda untuk para pengungsi.

“Namun ada juga sebagian warga telah mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman,” ujarnya.

Kepada Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wali Kota juga memerintahkan agar tetap berada di Tebingtinggi dan terus memantau kondisi banjir di kota iniBegitu juga Camat dan Lurah terutama yang daerahnya terendam banjir agar senantiasa waspada mengawasi warganya.

Jika memerlukan bantuan segera laporkan dan kerjakan secepat mungkin, demikian juga petugas kesehatan dari Dinkes dan RSUD Kumpulan Pane, pantau terus kesehatan warga yang mengungsi,” perintahnya Sedangkan kepada warga masyarakat, Umar Zunaidi juga menghimbau agar tetap waspada terutama terhadap arus listrik.

“Jangan hidupkan lampu rumah yang kosong, awasi anak-anak yang bermain banjir, dan segera lakukan evakuasi para orang tua, jompo dan wanita,” pesannya.

Sementara itu kepada aparat keamanan, Umar juga meminta agar membantu untuk mengawasi rumah-rumah yang sementara di tinggal warga, termasuk kepala Lingkungam dan petugas hansip di kelurahan harus ikut berjaga-jaga.

Adapun 22 Kelurahan yang terendam banjir itu, berdasarkan data sementara yang diperoleh, untuk wikayah Kecamatan Tebingtinggi Kota tercatat di Kelurahan Bandar Utama (560 KK), Badak Bejuang (250 KK), Tebingtinggi Lama (75 KK), namun belum termasuk Kelurahan Mandailing dan Bandarsono.

Di Kecamatan Padang Hulu, Kelurahan Pabatu (45 KK), Kel Padang Merbau (8 KK), Kel Tualang (300 KK), Kel Lubuk Baru (155 KK), Kel Lubuk Raya (30 KK) dan Persiakan (45 KK).

Untuk Kecamatan Bajenis, tercatat Kelurahan Teluk Karang (95 KK), Kel Pinang Mancung (80 KK), Kel Bandar Sakti (380 KK), Kel.Bulian (856 KK) dan Kel Berohol (525 KK).

Sedangkan untuk Kecamatan Padang Hilir, di Kelurahan Satria 42 KK dan Kel.Tambangan Hulu (12 KK). Sementara di wilayah Kecamatan Rambutan, Kelurahan Sri Padang (195 KK), Kel.Karya Jaya (80 KK), Kel.Tanjung Marulak (35 KK) dan Kel.Tanjung Marulak Hilir (10 KK). (Rey)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Populer

To Top