OPINI KITA

Pindah Kuadran Dari Karyawan Menjadi Juragan

Sahabat Mitra yang Mulia πŸ™

Pindah kuadran adalah sebuah istilah yang menjadi sangat populer lantaran buku best seller berjudul Rich Dad, Poor Dad karangan Robert T. Kiyosaki. Isitilah ini merujuk pada perpindahan dari kuadran seorang pekerja (employee) bergerak menuju kuadran business owner atau entrepreneuer.πŸ™

Dari seseorang yang tiap bulan menerima gaji secara konstan, bergerak menjadi manusia mandiri yang Create Their Own Wealth.

Pilihan menjadi Entrepreneur kini tampaknya memang tengah digandrungi banyak orang, dan ini tentu saja merupakan sebuah hal yang layak disyukuri.

Sebab, negeri tercinta ini masih sangat membutuhkan barisan manusia mandiri yang berani mengambil resiko menjadi wirausahawan/wati.

Sebuah keberanian untuk merintis jalan panjang demi meraih apa yang disebut sebagai Financial Freedom.

Pertanyaannya, jika kita sudah terlanjur menjadi pekerja kantoran/ karyawan (employee) dan mungkin kini tengah menikmati sebuah Comfort Zone (Zona Kenyamanan), apa yang mesti harus dilakukan untuk pindah kuadran..??? Dan kapan sebaiknya pindah kuadran..???

Tak ada jawaban baku disini, sebab seperti kata pepatah β€œAda banyak jalan menuju Roma”. Demikian pula, mungkin ada seribu jalan untuk melakoni proses perpindahan kuadran.

Namun disini, saya hendak menbedahkan sejumlah catatan yang mungkin layak digenggam.

Catatan yang pertama adalah ini: kalaulah kelak Anda ingin menyodorkan resignation letter (Surat Pengunduran Diri), dan bertekad bulat full time menjalani wirausaha, pastikan bahwa probalilitas keberhasilan bisnis/usaha yang akan Anda tekuni itu setidaknya berada pada kisaran angka 70 %.

Aturan inilah yang dulu saya terapkan ketika pada tahun 2018, saya memutuskan pindah kuadran, dan secara full time menekuni usaha secara mandiri.

Saya akhirnya berani mengambil keputusan itu, setelah berdasar analisa yang saya lakukan, saya berkeyakinan bahwa usaha yang akan saya tekuni ini memiliki probabilitas 70 % akan berhasil (dan sejauh ini, alhamdulilah, estimasi itu tidak meleset).

Pertanyaan berikutnya : dari mana angka 70 % diperoleh…??? Ya tentu saja berdasar analisa atas potensi pasar.

Ini bisa dilakukan dengan cara Observasi, Survei secara sederhana, ataupun berdasar kisah kegagalan/keberhasilan serta pengalaman dari para pelaku bisnis di bidang yang akan Anda tekuni.

Angka itu juga mesti memperhatikan kapabilitas internal Anda dalam menjalani usaha yang akan ditekuni.

Namun pada akhirnya, semua juga terpulang pada your personal judgement (penilaian pribadi Anda). Kalau Anda bermental penakut, meskipun secara rasional hasil analisa menunjukkan bahwa 70 % usaha ini akan berhasil, namun mungkin hati kecil Anda akan selalu bilang, β€œrasanya peluang bisnis ini untuk berhasil kok cuman 20 % saja”.

Wah, kalo begini mindset sampeyan, ya ndak jalan-jalan. Kalu begini, berarti mindset Anda yang perlu direparasi.

Catatan yang kedua adalah :

Kalaulah Anda belum berani full time pindah kuadran, maka tentu saja Anda bisa menjalani apa yang saya sebut sebagai β€œdouble kuadran”.

Bekerja di kantor tetap dilakoni, namun perlahan-lahan mulai merintis bisnis secara mandiri.

Kelak kalau roda bisnis itu ternyata bisa memberikan income yang memadai, baru kemudian mengajukan pengunduran diri dari kantor.

Model semacam ini menjanjikan rute yang lebih aman, dan sudah banyak kisah keberhasilan yang tersaji melalui rute double kuadran ini.

Melalui Smart Management (Manajemen yang Cerdas), atau juga melalui pengaturan waktu yang tepat, pilihan model ini rasanya sangat layak untuk dicoba.

Pertanyaan terakhir : lalu apa dong kira-kira bisnis yang harus saya lakukan? Nah ini pertanyaan yang mudah dijawab.

Silakan saja datang ke Pertemuan Rutin yang Kami Selenggarakan (Key I Meeting), atau Hubungi Kontak kami di : 082165441511.

Disitu Anda akan segera melihat puluhan atau mungkin ratusan ide cemerlang yang membuka pola fikir anda untuk berpindah kuadran.

Akhir kata, selamat mencoba dan berjuang menjadi Juragan. Yang penting jangan terlalu banyak dipikir-pikir. Just do it now. Take action.

Dan biarkan waktu yang menilai apakah kita akan berhasil, atau masih harus terus berjuang. Goodluck, my friends.|| redaksi.

* Enterpreneur School (Ent School) *

1 Comment

1 Comment

  1. nike air max

    Okt 19, 2019 at 2:44 pm

    I and also my pals were looking at the best things from your site and so then came up with a terrible feeling I never thanked you for them. The ladies happened to be so happy to read them and already have sincerely been loving these things. Appreciation for genuinely quite kind and then for choosing this kind of exceptional information millions of individuals are really eager to know about. Our own sincere regret for not expressing appreciation to earlier.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top