Hukum-Kriminal

PELAKU PENGEDAR SABU KERASAAN DIGREBEK POLSEK PERDAGANGAN

Perdagangan | Mitra SimalungunIMT Alis ANTO KOLAM (36), Simpang Mereng Nagori Pematang Asilom Kec. Gunung Malela Kab. Simalungun, dan NVI Alias NOVI (23), Warga Kampung Bahbayu Kel. Kerasaan I Kec. Pematang Bandar Kab. Simalungun, diamankan Polsek Perdagangan, pasalnya sesuai laporan Polisi Nomor : LP / 05 / III / 2019 / Simal-Dagang, tanggal 10 Maret 2019, diduga melakukan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika yg diduga jenis Metamfetamin (sabu), di dalam rumah di Kampung Bahbayu Kel. Kerasaan I Kec. Pematang Bandar Kab. Simalungun, Minggu (10 Maret 2019), sekira pukul 07.30 Wib.

Informasi dihimpun, pada hari Minggu (10 Maret 2019), sekira pukul 06.00 Wib, Kapolsek Perdagangan AKP SUPENDI SH, MH mendapat informasi dari masyarakat, bahwa di rumah pelaku bernama NOVI di Kampung Bahbayu Kel. Kerasaan I Kec. Pematang Bandar sedang terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

Kemudian sekira pukul 06.30 Wib, anggota Lidik dipimpin Kanit Reskrim Polsek Perdagangan IPTU ZIKRI MUAMAR, S.I.K melakukan penyelidikan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selanjutnya, sekira pukul 07.30 Wib, saat dilakukan penggrebekan ke rumah pelaku tersebut, dan pelaku IMT alias ANTO KOLAM ada membuang sebuah Dompet ke atas asbes/plafon di dapur rumah, kemudian saksi-saksi mengambil dompet dari atas asbes/plafon dan setelah dibuka isi dompet tersebut serta disaksikan oleh Bapak Lurah Kerasaan I terdapat Barang Bukti sesuai daftar Barang Bukti.

Menurut keterangan Pelaku IMT Alias ANTO KOLAM, bahwa Ia menjual/mengedarkan Narkotika jenis Sabu, bekerjasama dengan pelaku NHI, dan Narkotika jenis Sabu diperoleh dari seorang laki-laki yang tidak dikenalnya secara pasti, namun pengakuan dari IMT Alias ANTO KOLAM.

Setelah di Interogasi lebih lanjut, Ia menyimpan nama Kontak di Handphone dengan nama SAWIT.

Setelah dilakukan Gelar Perkara terhadap tangkapan Narkoba an IMT Alias ANTO KOLAM dan NHI Alias NOVI, bahwa telah diduga kuat melakukan Tindak Pidana melanggar Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika pasal 114 angka 1 Subs 112 Angka 1, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Adapun barang bukti (BB), yaitu 1 (satu) buah Dompet warna orange motif bunga ukuran sedang yang di dalamnya terdapat, 1 (satu) buah timbangan elektrik warna hitam merk “IS”, 1 (satu) buah dompet warna merah ukuran sedang yg di dalamnya terdapat 4 (empat) bungkus plastik klip ukuran sedang diduga berisi Narkotika jenis Sabu, dan 7 (tujuh) bungkus plastik klip ukuran kecil diduga berisi Narkotika jenis Sabu, 2 (dua) buah mancis, 1 (satu) buah pisau lipat, 3 (tiga) buah pipet ukuran kecil, 1 (satu) unit handphone merk nokia warna merah, 1 (satu) unit Handphone Merk samsung lipat warna hitam, 1 (satu) unit handphone Merk Oppo, Uang sebesar Rp. 355.000,- (Tiga Ratus Lima Puluh Lima Ribu Rupiah).

Sementara Kapolsek Perdagangan AKP SUPENDI SH, MH, menerangkan bahwa,” Saat ini pelaku dan Barang Bukti sudah diamankan ke Polsek Perdagangan untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.|| rel.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top