Panorama Alam Dan Tempat Wisata Aek Sabaon, Oleh Wartawan Mitra Simalungun:...

Panorama Alam Dan Tempat Wisata Aek Sabaon, Oleh Wartawan Mitra Simalungun: Asrul Lubis

by -
0 55

Rekan Mitra yang terhormat.

Desa Aek Sabaon adalah salah satu Desa yang di kelilingi oleh perbukitan juga berada di antara kaki Gunung Lubuk Raya yang memiliki ketinggian1862 MDPL, yang berada di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan Kecamatan Marancar Sumatera Utara. Wilayah ini memiliki panorama alam yang indah dengan keberadaaan hutanya yang liar, selain keindahan panorama alamnya, di dareah ini juga sekarang sudah berdiri tempat- tempat wisata yang terletak pas di dataran kaki gunung tersebut, hal ini  menambah keinginan setiap orang berkesempatan untuk datang mengunjunginya.

FB_IMG_14918121615726228

Selain parorama alamnya, daerah ini dingin, sunyi atau jauh dari keramaian kenderaan , perbukitan yang penuh tantangan bagi peminat anvendture dan mengundang selera makan tentunya, untuk mencapai ketitik kelokasi wisata tersebut butuh waktu juga, soalnya untuk mencapai kelokasi kita harus melewati beberapa desa jalan yang berbelok- belok ekstra hati- hati, namun kondisi jalan sudah beraspal.

FB_IMG_14918121540158444

Sebelum kita tiba kelokasi wisata, sepanjang jalan kita sudah disuguhi beberapa keindahan parolama alam- alam lainya, dimana- mana terbentang perkebunan, persawahan, tanam Jenis sayuran dan tanaman palawija tumbuh dengan subur di daerah ini. Walau hanya beberapa bulan tempat wisata ini dibuka, namanya sudah banyak di kenal orang bahkan sudah keluar daerah, pengunjungpun berdatangan setiap harinya.

FB_IMG_14918121470726159

Salah salah satunya adalah tempat wisata Syaakirah THE VIEW AND RESTO yang mana baru- baru ini dibuka selalu di kunjungui warga.Syaakirah THE VIEW AND RESTO memiliki beberapa tempat yang menarik para wisatawan, seperti Area Memanah, Camping Cam/ perkemahan, Area Reli Cross, berayun dan kolam ikan, selain itu pengunjung paling menggemari  Rumah Kaca. Rumah kaca menjadi salah satu favorit wisatawan lokal berkunjung karena tempat yang disajikan cukup unik dan sangat nyaman dekat pinggir kolam yang berisikan ikan- ikan serba warna – warni yang menambahkan suasana yang asri.

FB_IMG_14918132991786286

Selain rumah kaca ini di sekitarnya terlihat juga bangunan dalam proses pembangunan taman- taman serta penanaman bunga-bunga untuk mendukung keindahan tempat wisata Aek Sabaon Syaakirah THE VIEW AND RESTO.untuk memasuki ke area Syaakirah THE VIEW AND RESTO nantinya kita akan di kenakan biaya Rp.10000 per orang dewasa, sementara anak- anak tidak akan di pungut biaya.

FB_IMG_14918132926687139

Sementara itu Rizal pengelola Syaakirah THE VIEW AND RESTO menuturkan,”  usah kita ini sudah berjalan selama 8 bulan, setiap harinya senin samapai jumat pengunjung bisa mencapai 100 hingga 200 orang, sementara itu pada hari libur saptu dan minggu bisa mencapai 500 orang lebih, untuk biaya masuk kemari kita hanya memungut biaya hanya kepada orang dewasa saja sebesar Rp.10.000 per kepala, dan anak- anak kita tidak memungut biaya, sejauh ini kita menyiapkan beberapa pasilitas tempat hobi, seperti area pemanahan, cemping cam, atau perkemahan, latihan cross atau jalur cross, juga kita siapkan bagi anak- anak muda yang berminat, untuk menu sepiesial makanan kita adalah ikan sambal hijo sama nasi goreng”.

“ semenjak kabar bajir yang terjadi, katanya Syaakirah THE VIEW AND RESTO kena dampak banjir tersebut, pengunjungpun turun dratis, padahal Syaakirah THE VIEW AND RESTO tidak sedikitpun terkena imbas banjir tersebut”, ungkapanya.

“ niat awalanya jalan-jalan mutar- mutar bersama rekan tim cross Padangsidimpuan,  sekalian kita pingin lihat loksai wisata yang katanya baru-baru ini ada di buka di daerah ak sabaon, untuk minum kopi, karena kita tahu daerah ini kan dingin,bukan dingin AC tapi dingin alam,  jadi rekan- rekan satu tim juga sama- sama berniat kemari Ada beberapa istilah kalau belum menikmati pemandangan Aek Sabaon belum termasuk orang Padangsidimpuan  karena saking populernya tempat ini ”, ungkap Ahmad Harahap salah satu pengunjung, yang di temui Mitra Simalungun di lokasi.

“ kita adalah penghobi trell atau anventure, sejauh ini kita sudah sering mengitari perbukitan- perbukitan aek sabaon,  kalau menurut saya sepanjang air mengalir dari aek sabaon dominanya ke arah sungai batang toru, jad menurut saya, gak ada pengaruh banjir dari aek sabaon ke aek batang ayumi yang ada di Kota Padangsidimpuan”. Pasalnya, melihat setuasi gunung di sini, aek sabaon dengan sibio bio di batasi dengan gunung, jadi sibio bio itu sekitar bawahnya mengalir kesungai  batang ayumi,  jadi kalau aek sabaon saya rasa   lebih dominan menurun ke sungai air batang toru”. ujarnya menambahkan.(***)