Tanjung Balai Karimun

MASIH BANYAK MASYARAKAT MENOLAK PENAMBANGAN TIMAH DI BLOK DU 747 D

Mitra Simalungun | KarimunPenambangan timah yang direncanakan di Blok DU.747 D mendapat penolakan dari masyarakat. Beberapa Kelompok Usaha Bersama (KUBE) dan perwakilanya yang dijumpai awak Media di Kantor LSM ASLI KARIMUN MAJU (AKM) yang berada di dekat kawasan Kampus Universitas Karimun, dengan tegas menolak penambangan timah di blok DU 747 D.

Beberapa perwakilan masyarakat dan kube yang menolak berasal dari daerah Pongkar yakni, Rahim dari Kube Awan Biru, Suryadi dari Kube Banja Laut, Baktiar dari Kube Mosodo Jaya, Maslan dari Kube Pantai Selatan.

Dari Kelurahan Teluk Uma maupun dari daerah Leho antara lain M.Sani dari Kube Raja Laut, Yusnar dari Kube Bahtera Indah, Ridwan dari Kube Hogo Merah, Mistaruddin dari Kube Sahabat.

Masih menurut salah seorang nelayan yang hadir di Kantor LSM AKM, Edi dari Kube Bahtera secara tegas mengatakan, secara pribadi menolak penambangan timah di Blok DU 747 D, serta banyak kube yang setuju itu hanya keputusan dari ketuanya saja tanpa ada musyawarah dari pengurus dan anggota kube tersebut, itu merupakan aspirasi ketua saja dan juga dia menambahkan merekalah yang mendapat dampak langsung dari penambangan tersebut karena mereka berada persis dekat Blok DU 747 D.

Dalam beberapa kali pertemuan kami tidak pernah diikutkan, dan yang ikut pertemuan itu di pilih pilih, bila dimulainya penambangan timah di Blok DU 747 D, kami akan turun kelapangan menghentikan operasinal penambangan tersebut, karena kamilah yang langsung kena dampaknya, tegas Julnaedi (Jambang) yang merupakan Ketua Kube Kelurahan Teluk Uma.

Rahimat Ketua LSM Asli Karimun Maju (AKM) mengatakan, mereka mendapat banyak laporan dari masyarakat tentang penolakan penambangan timah oleh PT Timah di Blok DU 747 D, mereka mengeluhkan konpensasi apa nantinya yang didapatkan dari penambangan timah tersebut, karena apabila terlaksana penambangan di sana mereka terkena dampaknya dan hilangnya mata pencaharian mereka, karena umumnya mereka nelayan, pasti hasil tangkapan nantinya menurun dan bisa bisa sampai tidak ada.

Dalam waktu dekat kami dari LSM Asli Karimun Maju akan mengirimkan surat ke DPRD Karimun agar menjadwalkan Pertemuan antara PT Timah dengan Masyarakat. Dan nantinya bila hasilnya tidak memuaskan kami akan melanjutkan pengaduan masyarakat ini sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara yang kita cintai ini tegas pria berkumis yang merupakan Ketua LSM AKM ini.

Ketika kita minta tanggapan dari Humas PT Timah melalui sambungan selularnya terkait adanya penolakan dari masyarakat terkait penambangan timah di Blok DU 747 D , sampai berita ini di turunkan belum ada tanggapan.|| Sajirun S.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top