INI BARU SEMANGAT BARU, JALAN BISA JADI KOLAM

INI BARU SEMANGAT BARU, JALAN BISA JADI KOLAM

by -
0 12

Pematang Bandar-Mitra Simalungun, Sunggu ” Luar Biasa ” nasib warga Desa Purbaganda dan warga Bahgunung, kedua desa tersebut Bahgunung di Kecamatan Bandar Huluan, sedangkan Desa Purbaganda di Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun.
Dari Pekan Bahgunung ke Desa Purbaganda sampai ke Simpang Titi Besi Pematang Bandar, banyak ditemui Kolam di setiap arus jalan, kehancur total bagaikan ” Kubangan Kerbau “, sebahagian, dan bagaikan Kolam Ikan, sebahagian yang lain.

Jalan hancur total sudah mencapai 95%, sepanjang 8 km, sesuai survei langsung Kru Media online Mitra Simalungun saat ke lokasi, Kamis (13/7-2017), sekira jam 13.00 Wib.

Kondisi itu sungguh menghawatirkan pengguna jalan tersebut, ditambah lagi musim penghujan yang sangat tinggi, hingga nasib pengguna jalan bisa-bisa masuk lubang atau terjerumus masuk Kolam, sebab kondisi jalan bila turun hujan, airnya bagaikan kolam dengan kedalaman atau ketinggian air mencapai 75 cm. Seperti Jalan Kabupaten di Desa Purbaganda, persis di persimpangan ke SMA Negeri 1 Pematang Bandar, sangat parah kerusakannya.
Sehingga Harus menggunakan Semangat Baru bukan aemangat 45 untuk melalui jalan tersebut,” ini baru semangat baru pak, sepanjang jalan banyak kolamnya,” ucap warga yang melintas.
Memurut warga setempat,” Jalan hancur semua pak, ini sudah sangat meresahkan warga, ekonomi kami bisa hancur pak, coba fikir pak, kerugian ekonomi kami, seperti harga hasil tani rakyat tidak dapat harga pasaran, sebab sang pengusaha pengangkut hasil tani warga, kondisi Truknya pasti putus per, atau Benjoil, atau sterot yang hancur, akibat jalan sudah tergolong 95 % hancur total. 
Sedangkan menurut warga Bah Gunung Kecamatan Bandar Huluan,” jalan hancur sudah 7 tahun lamanya, namun Bupati Simalungun tetap tutup mata, tidak melihat penderitaan rakyat pemakai jalan,” ucap warga.
Tutur kata warga yang tidak mungkin ditulis namanya satu persatu di Media ini, benar-benar di 
iyakan oleh Kepala Desa Bah Gunung.
Harapan, tinggalah harapan, warga pemakai jalan, hanyalah pasrah kepada Tuhan Yang Maha Esa.|| whbb.