Agro

Harga Gabah Padi ” Anjlok “, Warga Negeri Malela Datangi Kantor Pangulu.

Keterangan Photo : Warga Datangi Kator Pangulu, Akibat Harga Gabah Anjlok.

Gunung Malela-Mitra Simalungun, Masyarakat Petani Padi di Nagori Negeri Malela mengeluh harga gabah kering, alhasil Petani mendatangi Kantor Pangulu Nagori Negeri Malela Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun.

Masyarakat yang mendatangi kantor Pangulu Amson Ambarita kepada Mitra Simalungun mengatakan,” Hasil panen padi kami hanya dibeli Agen Tengkulak, seharga Rp 3.500,- s/d Rp. 4.700,-/kg, padahal musim panen kemarin harga Gabah Kering Panen mencapai Rp. 4.200,-/kg,” ucap Ambarita.

” Harga itu menuai protes masyarakat Negeri Malela, saya kecewa dengan Pemerintah yang tidak bisa mengontrol harga panen petani padi, janganlah di biar-biarkan para Agen Tengkulak menentukan harga,” ucapnya di depan Kantor Pangulu, Kamis (10/8), sekira jam 14.00 Wib.

Dijelaskannya, bahwa,” Harga Gabah Padi hasil panen tahun ini anjlok, akibat ulah para Tengkulak, banyak petani yang berhutang pada Agen Tengkulak, yang tidak ada hutang pada Agen jadi korban harga anjlok,” tandasnya.

” Ada 2 Agen, di Nagori ini, banyak petani berutang pada Agen, kami yang tidak ada hutang sama Agen Padi, jadi korban juga,” ucap Ambarita.

Sementara Pangulu Negeri Malela Suwarno saat dikonfirmasi Mitra Simalungun membenarkan protes warga tentang harga Gabah yang turun dari musim panen tahun kemarin.

” Ada warga yang menyampaikan keluhan tentang Harga Gabah yang murah, tidak seperti musim panen tahun kemarin, kita akan sampaikan hal ini kepada instansi terkait,” Ucap Pangulu.|| red.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Populer

To Top