Desa Kita

Geruduk Kantor Camat, Warga Nagori Pondok Bulu Tuding Mantan Pjs Pangulu Gelapkan DD Tahap I

Dolok Panribuan – Mitra Simalungun, Puluhan warga Nagori Pondok Bulu Kecamatan Dolok Panribuan Kabupaten Simalungun mendatangi kantor camat, Senin (11/12/2017) sekira pukul 11.10 WIB.

Kedatangan warga untuk mempertanyakan realisasi fisik proyek DD (Dana Desa) tahap I (Pertama) yang diduga digelapkan mantan Pjs Pangulu Sarmauli Sinaga.

Pantauan awak media mitrasimalungun.com, kedatangan warga disambut oleh Camat Dolok Panribuan Boas Manik dan sejumlah staf kecamatan. Setelah salah seorang utusan berbincang dengan camat, warga dipersilahkan berkumpul di ruang harungguan. Setelah beberapa lama menunggu, Mantan Pjs Pangulu Nagori Pondok Bulu itu hadir.

Salah seorang warga yang mengaku Marga Sinaga mengatakan, DD tahap I diduga digelapkan oleh mantan pjs pangulu nagori karena, tidak ada satupun realisasi fisik bangunan di lapangan. Kalau tidak ada realisasi fisik berarti diduga fiktif.

Untuk itu, diminta mantan pjs pangulu nagori memberikan penjelasan kepada warga.

Photo : Kedatangan warga untuk mempertanyakan realisasi fisik proyek DD (Dana Desa) tahap I (Pertama).

Hal yang sama juga disampaikan warga lainnya dengan mengatakan, sebagai warga sangat dirugikan dengan perbuatan pjs pangulu nagori pondok bulu itu. Tidak ada satupun fisik dana desa yang terlihat di lokasi. Sebagai warga sangat dirugikan dengan program Presiden Jokowi.

Mendengar tuntutan warga itu, mantan Pjs Nagori Pondok Bulu yang juga menjabat sebagai Kepala UPTD KB Kecamatan Dolok Panribuan membantah tudingan warga itu dengan mengatakan bahwa dd tahap 1 sebesar Rp 228 juta diduga dirampok otk (orang tidak kenal). Kejadian itu langsung dilapor ke Polresta Pematangsiantar dan perkaranya masih diproses.
Salah seorang warga yang diketahui bermarga Simangunsong bertanya kepada mantan dengan mengatakan, kenapa terlalu banyak bahkan terlalu berani menarik uang itu dari bank.

Boru Sinaga tidak bisa menjawab. Bungkamnya Boru Sinaga sempat membuat warga emosi sembari berteriak, ayo jawab.

Untuk menenangkan warga, Boas pun meminta agar warga tidak berbuat anarkis. Semua diserahkan kepada aparat penegak hukum.
Terpisah, A Sinaga selaku Pangulu Nagori Pondok Bulu yang baru terpilih ketika dihubungi melalui selulernya, berharap kebijakan dari semua instansi baik kepolisian maupun pemkab simalungun untuk mengambil solusi agar warga tidak dirugikan. (JS).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Populer

To Top