Agro

Desa Bandar Tongah Sebagai Desa Binaan Pengolahan Pakan Ternak Sapi Modern

Bandar Huluan-Mitra Simalungun, Desa Bandar Tongah Kecamatan Bandar Huluan di angkat sebagai Desa Binaan Pengelolaan Pakan Sapi Modern dari Universitas Sumatera Utara (USU), laksanakan Sosialisasi dan membentuk Group “Forum Group Discusin” (FGD), Jum’at (11/8), pagi, di Balai Desa Bandar Tongah.

Sebagai Nara Sumber Sosialisasi Pembina adalah Universitas Sumatera Utara (USU), yang mengolah bahan-bahan baku yang ada sekitar, seperti Pemanfaatan Batang Kelapa Sawit dan Batang Jagung, serta bahan yang lainnya.

Sosialisasi pakan ternak yang terbuat dari Pelepah Kelapa Sawit, Pohon Jagung, Damen Padi dan masih banyak lagi bahan baku untuk pakan ternak modern FGD.

Sosialisasi itu dihadiri Ketua Binaan Drs.Hariadi Susilo, M.si, sebagai Fotensi dan Pemanfaatan Limbah Dr.Ir Maruf Tafsin, M.si, dan sebagai Nara Sumber Organik tanaman semusim Ir.Eva Sartini Bayu, MP dan sebagai Nara Sumber Pakan ternak dan pengenalan Mesin Pengolahan Pakan Ternak oleh Ir. Tugiman, MT, Ir.Farida Ariani, Prof.DR.Said Susilo, M.sc, Dr.Amblis Syahputra, M.si.

Ir.Tugiman, MT menjelaskan,” Nagori Bandar Tongah di angkat sebagai Desa Binaan untuk pakan ternak sapi agar sapi tidak lagi di Angon, karena satu mesin pengelolah pakan ternak dapat menghasilkan 600 Kg/jam dan bahan bakunya dari pelepah kelapa sawit, beserta daunnya dan akan di praktekan pada tanggal (26/09-2017), mendatang, dam mesinnya adalah bantuan dari Universitas Sumatera Utara (USU).

Prof. Dr. Said Susilo, M.sc menjelaskan,” Adanya pengolahan pakan ternak sapi, berkaitan dengan terhindarnya tanah dari pemakaian pupuk kimia, sebab tanah berhubungan dengan tanaman dan sampah tanaman seperti Pelepah Kelapa Sawit, Pohon Jagung, damen padi, dan lain-lainnya, termasuk yang tumbuh di Tanah dapat dikelola “Mesin Pakan Ternak” menjadi makanan ternak sapi, dan limbahnya atau kotoran sapi kembali ke tanah menjadi pupuk lantas terhindarlah tanah dari pemakaian pupuk kimia.

Sedangkan Nasaruddin Damanik, selaku Kepala Desa di Bandar Tongah mengatakan,” Bahwa di Kabupaten Simalungun dan di setiap Kecamatan ada UPTD Peternakan, namun untuk sosialisasi pakan ternak belum pernah ada, apa lagi untuk mengatasi penyakit ternak sapi belum pernah¬† ada di Desa Bandar Tongah,” ucap Nasaruddin.

Dr.Amly Syah, M.si menjelaskan,” Timbulnya penyakit sapi, terutama cacingan dan untuk mengatasi penyakit tersebut tidak diperbolehkan mengembalakan Ternak Sapi di pagi hari, harus mulai pengembalaan atau memberi makan dari jam 10 pagi ke atas, karena kebiasaan cacing beraksi di parut sapi mulai pagi hari dan jam 10 keatas cacing tersebut turun dan tidak beraksi dan akhirnya cacing tersebut terbuang beserta kotoran sapi,” ucap Dr. Amly Syah.

Pelaksanaan Sosialisasi pakan ternak sapi tersebut di sambut hangat oleh warga desa Bandar Tongah dan Kepala Desa Bandar Tongah.

Kepala Desa Bandar Tongah Nasaruddin Damanik mengharapkan,” Semoga pada tanggal (26/9-2017), yang akan datang pengolahan pakan ternak sapi yang diprakarsai Universitas Sumatera Utara dapat berhasil dan Tuhan memberkati,” ucap Nasaruddin.|| Sami.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top