Desa Kita

DD Nagori Tigabolon Sidamanik Tahun 2017 Sarat Korupsi..???

Photo : Pekerjaan Tembok Penahan di Nagori Tigabolon Sumber Anggaran Dana Desa tahun 2017.(TIM).

Simalungun – Mitrasimalungun, Pelaksanaan dana desa (DD) nagori Tigabolon kecamatan Sidamanik, Simalungun tahun 2017 menuai protes dari masyarakat.

Pasalnya proyek yang sumber dana dari pemerintah pusat itu diduga tidak dikerjakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga diduga sarat korupsi.

Informasi yang diperoleh tim, sesuai dengan RAPBDesa, dana desa di nagori tigabolon tahun 2017 diperuntukkan untuk melakukan pekerjaan pembangunan sebanyak 8 (delapan) titik dengan jumlah Pagu senilai Rp.787.496.600.

Sesuai dengan petunjuk teknis, pencairan dana dilakukan secara bertahap dimana tahap 1 sebanyak 60% dari jumlah pagu. Akan tetapi pihak pihak terkait dalam hal ini pangulu nagori (kepala desa) dan perangkatnya tidak melaksanakan tugas dan wewenangnya sebagaimana dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Hal ini dapat dilihat dari jumlah kuantitas pekerjaan yang dikerjakan hanya 2 (dua) titik saja seperti pekerjaan  rabat beton di huta 8 dengan biaya Rp.63.367.600, dan pekerjaan tembok penahan senilai Rp.21.440.000 yang terlihat masih terbengkalai.

Salah seorang warga yang enggan namanya disebutkan di Media ini ketika dihampiri disekitar titik pekerjaan mengaku heran dan bertanya tanya melihat proses pelaksanaan pekerjaan dinagorinya yang dipimpin oleh Rudi Siahaan.

Hal itu dikuatkan dengan minimnya kegiatan pekerjaan yang sudah dilaksanakan yang tidak sebanding dengan jumlah anggaran yang sudah diterima oleh pemerintah natori Tigabolon. “Jika dijumlahkan anggaran yang 2 paket itu tidak sampai 100 juta rupiah, padahal uang yang sudah diterima sekitar 400 juta. Ini sudah aneh,” keluhnya.

Ironisnya, ketika tim bertemu dengan Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) A. Siallagan mengaku tidak dilibatkan pangulu nagori dalam melaksanakan pekerjaan DD.

Lebih jauh, Siallagan menerangkan bahwa pangulu nagori pernah diingatkan agar menyelesaikan pekerjaan.

Namun tidak juga dihiraukan. “Apa yang mau saya kerjakan, sayapun tidak diberdayakan pangulu, uangpun tak ada,” keluhnya.

Ditempat terpisah, Pangulu Nagori Rudi Siahaan ketika dikonfirmasi tidak berhasil.

Sementara pesan singkat yang dilayangkan tidak kunjung dibalas hingga berita ini diturunkan kemeja redaksi.

Sementara, Camat Sidamanik melalui staf bidang Nagori Boru Damanik ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah memanggil dan memberi peringatan kepada pangulu nagori agar melaksanakan pekerjaan dana desa dengan baik. ” Sudah kita panggil dan sudah diberi peringatan,” tutupnya.

Menanggapi hal ini, J.hutagalung, pemerhati pembangunan  sangat menyayangkan sikap pangulu yang dinilai sangat arogan dan dituding sudah melakukan perlawanan hukum.

Untuk itu Dirinya menghimbau kepada pemerintah kabupaten Simalungun agar melakukan pemeriksaan terhadap pangulu nagori Tigabolon dan pihak pihak terkait. (Tim)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Paling Populer

To Top