Hukum-Kriminal

Awal Tahun 2019, Warga Saribu Asih Hatonduhan Tewas Ditikam

Tanah Jawa | Mitra Simalungun – Anggiat Hutapea (17), seorang pelajar SMU warga Nagori Saribu Asih Kecamatan Hatonduhan, Kab. Simalungun. Awal tahun baru yang seharus nya bersuka ria dan saling memaafkan bagi umat manusia, tetapi berbeda dengan yang terjadi Nagori Buntu Sihaltong Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun terjadi kasus pembunuhan. Kejadian ini terjadi, Rabu (02/01-2019), malam sekira Jam 00.30 Wib.

Informasi dihimpun Pelaku KB (27), warga Nagori Buntu Bayu Kecamatan Hatonduhan. Menurut saksi Maya Sihotang (15), kejadian ini berawal kedatangan pelaku KB ke buntu Sialtong Nagori Saribu Asih, sekira jam 00.00 Wib, mengendarai sepeda motor dan memarkirkannya. Lalu korban Anggiat Hutapea mendatangi pelaku dan mengusirnya dengan mengatakan geser keretamu kedepan itu aq mau keluar, lalu dijawab pelaku keretamu geser. Mendengar jawaban dari pelaku lalu korban mengatakan lagi apanya kau bilang kumatikan nanti kau, mendengar omongan itu pelaku KB pulang kerumah yang berjarak 2 KM untuk mengambil sebilah pisau, dan mencari korban Anggiat Hutapea. Sekitar jam 00.30 pelaku bertemu dengan korban dan mengatakan,” dari pada aku kau matikan, lebih bagus kau yang mati, dan langsung menikam perut korban sebanyak 2x.

Setelah korban jatuh lalu pelaku pergi pulang kerumahnya. Salah satu warga pun melaporkan kejadian pembunuhan ini ke Polsek Tanah Jawa.

Mendapat laporan warga personil Polsek turun kelapangan mengejar pelaku dan menemukannya dirumahnya.

Lalu Polsek Tanah Jawa Kom Pol H. Panggabean mengamankan pelaku ke Kantor untuk diambil tindakan selanjutnya dengan hukum yang berlaku di Negeri Tercinta Indonesia.|| Benhard Sinaga.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top