Hukum-Kriminal

ALASAN AGAR SEMANGAT KERJA PAKAI SABU, BURUH PEMUAT SAWIT PTPN4 KEBUN ADOLINA DITANGKAP POLISI

PERBAUNGAN – MITRA SIMALUNGUN, Team Opsnal Unit Reskrim Polsek Perbaungan, telah menangkap seorang Laki-laki dewasa bernama ND Alias ADI (24), Buruh Kebun PTPN 4 ADOLINA, Warga Melayu, Pondok Sukir Desa Tanjung Putus Kec. Pegajahan Kab. Sergai, Pasalnya telah melakukan Tindak Pidana ” Penyalahgunaan diduga Narkotika Gol 1 Tanpa Hak/ melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkoba untuk dijual yang patut diduga jenis shabu – shabu sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 (1) subs pasal 112 (1) dari UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika berdasarkan laporan polisi model ” A “, Kamis (26 Juli 2018), sekira pukul 18.30 Wib.

Informasi dihimpun, Pada hari Kamis Tanggal 26 Juli 2018, sekira pukul 18.30 wib, Team Opsnal Reskrim Posek Perbaungan melaksanakan Patroli/Monitoring seputaran Kota Perbaungan, mendapat informasi dari Masyarakat, baik melalui seluler (sms), maupun Media Sosial yang isinya menyebutkan sudah sangat sering terjadi Transaksi Narkoba jenis shabu di Lingkungan Tempel, atau sering disebut Kampung Tempel, dilakukan oleh pelaku RISKY (berhasil melarikan diri), dan sudah sangat meresahkan masyarakat Kampung Tempel.

Masyarakat sangat resah dan khawatir terhadap perkembangan anak – anak di seputaran Kampung Tempel dengan adanya peredaran Narkoba di tempat tersebut.

Berdasarkan Laporan Masyarakat tersebut Kemudian Kanit Reskrim melaporkan kepada Kapolsek Perbaungan AKP ILHAM HARAHAP, SH, MH.

Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim untuk melakukan penindakan, kemudian Team Opsnal dibawah Pimpinan Kanit Reskrim IPDA .TAMBUNAN, SH. bergerak ke Linkungan Tempel Kel. Simpang III Pekan Perbaungan Kec. Perbaungan Kab. Sergai.

Setelah sampai di TKP, dari kejauhan melakukan pemantauan pelaku, yang pada saat itu sedang menunggu pembeli, beberapa saat kemudian pelaku yang datang bersama 1 (satu) orang temanya (berhasil melarikan diri), dengan menggunakan becak bermotor, dan sebelum sampai di tempat pelaku Risky, penjual barang haram tersebut keduanya turun dan berjalan kaki kearah pelaku Risky biasa menjual narkoba, petugas yang sudah Standbye melihat pelaku ND menyerahkan sesuatu ke tangan pelaku Risky, dan pada saat yang bersamaan pelaku ND mengambil sesuatu dari tangan pelaku Risky, petugas langsung melakukan penyergapan, dan karena jarak yang terlalu jauh dari pelaku Risky, sehingga pelaku berhasil melarikan diri ke arah Stasiun Kereta Api/ Bangsal, namun Team Opsnal berhasil mengamankan pelaku ND beserta barang bukti 1 (satu) paket diduga Narkoba jenis Shabu yang sempat lari dan sempat terjadi kejar kejaran, akan tetapi teman pelaku ND yang belakangan diketahui bernama ANDI berhasil melarikan diri ke arah Gang rumah warga setempat.

Karena merasa tidak puas, kemudian Team Opsnal berkumpul kembali dan menyisir Daerah Stasiun dan Bangsal serta Gerbong Kereta Api yang terparkir di Stasiun, namun tidak juga menemukan pelaku Risky, kemudian Team memutuskan kembali, dan kemudian mengamankan pelaku dan barang bukti ke Polsek Perbaungan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sementara Kapolsek Perbaungan AKP. ILHAM HARAHAP, SH, MH menjelaskan bahwa,” Setelah diinterogasi pelaku ND mengaku, sudah hampir delapan bulan ini pelaku dan temannya ANDI mengkonsumsi Narkoba jenis Shabu dengan alasan untuk semangat kerja mengangkat buah sawit ke dalam mobil sawit, pelaku mengaku sering membeli shabu paket kecil seharga Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah), untuk sekali konsumsi, dan apabila hendak membeli narkoba selalu di Kampung Tempel, dan bila hendak belanja selalu naik Becak Mesin,” jelasnya.|| Ds_red.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top