Minggu, Oktober 22, 2017

Daily Archives: Sep 11, 2017

by -
0 2

Tebingtinggi – Mitra Simalungun, Pengurus Cabang (Pengcab) Perguruan Karate-Do Tako Indonesia kota Tebingtinggi mrnggelar ujian kenaikan tingkat (UKT) untuk semester II  tahun 2017, Minggu sore (10/9) di Aula Eks TC Sosial Jalan Rumah’ Sakit Umum Tebingtinggi.

Ujian kenaikan tingkat dikuti 50 orang dari Dojo Cu Makmur Bersama, Dojo Telkom, Dojo TC dan Dojo Simpang Pekong dari sabuk putih ke kuning, kuning ke hijau, hijau ke biru dan biru ke coklat.

Ketua Pengcab Perguruan Tako Tebingtinggi Ir Zainal Arifin Tambunan didampingi Drs Zulpan Kurniawan kepada wartawan, Senin (11/9), mengatakan, jadikanlah kenaikan tingkat ini untuk mengevaluasi latihan yang selama ini didapat dari senpai.

Karena apa yang telag dipelajari tersebut tidak akan dapat diketahui bila tidak uji.

Disamping itu teruslah berlatih, olahraga ini sangat berguna bagi kesehatan.

Dan yang lebih utama raihlah prestasimu karena perguruan Tako selama telah banyak melahirkan atlit yang berprestasi baik untuk mengharumkan nama perguruan, kota maupun tingkat nasional.

” Persiapkanlah diri kalian (Atlit) karena banyak event-event nantinya akan kita ikuti, baik itu atas nama perguruan maupun yang bernaung dibawah Forki,” ujar Zainal yang juga anggota DPRD Tebingtinggi dari Partai Demokrat.

Sebelumnya, Ketua ujian kenaikan tingkat Jamin Mandela Nainggolan, menyampaikan, ujian kenaikan tingkat tersebut, diuji para dewan sabuk hitam Perguruan Tako Tebingtinggi sesuai standar yang telah ditentukan.

Yakni mulai dari  pisik, basic, kata dan kumite.

” Hal ini merupakan standar yang harus dilaksanakan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan doa bersama, untuk mengenang pendiri Tako Sahrun Isa dan para dewan guru yang lebih dahulu meninggalkan, seluruh murid, dewan sabuk hitam, serta para senpai dan Pengurus Cabang Perguruan Tako Tebingtinggi.

Salah seorang orang tua murid yang anaknya telah menyandang sabuk biru Arwin Hamonangan Silangit, mengatakan memberi apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pengcab Tako Tebingtinggi.

” Sebagai warga Kota Tebingtinggi dan Tako merupakan lahir di Tebingtinggi sudah sewajarnyalah kalau anak-anak kami, kami percayakan ke Perguruan Tako,” bilang Silangit.

Menurutnya, dampak yang pasti dengan olahraga ini, bisa menghindarkan diri dari pengaruh sifat-sifat negatif khususnya narkoba.

” Kami tau, kalau dari Perguruan Tako ini sudah banyak menghasilkan atlit-atlit yang berprestasi, maka kami percayakan anak kami ke Tako,” kata Silangit. (Gabe)

by -
0 3

Tebingtinggi – Mitra Simalungun, Sejumlah pelajar sekolah setingkat SMK yang ada di Kota Tebingtinggi merasa ketir-ketir dan kelabakan ketika di tegur oleh Kanit Binmas Polsek Padang Hilir Iptu S Pardede karena kepergok sedang asyik bermain biliard, Senin (11/9).

Akibatnya mereka tidak masuk sekolah dan bermain biliard di Jalan Pulau Belitung Lingkungan 4 Kelurahan Persiakan Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi di kediaman Suhemi.

Menurut penuturan Iptu S Pardede, pada saat itu dia mendatangi tempat permainan biliard milik Suhemi dan mendapati adanya anak-anak sekolah yang sedang bermain bola biliard pada saat jam pelajaran.

” Saya memberikan arahan dan bimbingan kepada anak-anak sekolah yang berada di tempat permainan biliard agar kembali ke sekolahnya, jangan berkeliaran di luar sekolah pada saat jam pelajaran dan hindari pelanggaran agar tidak terkena hukuman dari pihak sekolah,” terang S Pardede.

Sedangkan kepada pemilik tempat permainan biliard, Iptu S Pardede juga memberikan masukan untuk tidak membiarkan dan memberikan kesempatan kepada anak-anak sekolah yang saat jam pelajaran untuk bermain biliard supaya diberikan teguran agar kembali ke
sekolahnya.

“Jika kegiatan yang sama masih terulang, kami akan memberikan sanksi tegas kepada pemilik biliard dan apabila masih mendapati anak sekolah masih bermain biliard, kami akan menangkap dan menyerahkan kepada kepala sekolahnya,” jelas S Pardede.

Mendapat penjelasan dan himbauan dari pihak kepolisian, Suhemi pemilik biliard berjanji akan memberikan teguran dan tidak melayani permintaan anak sekolah, sedangkan sejumlah pelajar yang tertangkap sedang asyik bermain biliard juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.( Gabe)

by -
0 8

Tebingtinggi – Mitra Simalungun, Walikota Tebing Tinggi Ir H.Umar Zunaidi Hasibuan,MM bersama segenap pimpinan SKPD sejajaran Pemko Tebing Tinggi menerima Kunjungan 14 orang peserta KKL Sespimmen Polri Dikreg Ke 57 tahun 2017 yang dipimpin ketua Tim Kombes Pol.Drs.R.Johnli Jumhana MH, Senin (11/9) di Ruang Data Pemko Tebing Tinggi.

Dalam pertemuan itu Walikota memberikan ucapan selamat atas kedatangan peserta KKL sekaligus memberikan pemamparan singkat tentang keberadaan Kota Tebing Tinggi, diawali dengan Tebing Tinggi merupakan salah satu kota di Sumatera Utara, yang dikenal sebagai Kota sejarah, karena adanya peristiwa 13 Desember, kemudian perjuangan warga Tebing Tinggi terhadap penjajah Jepang.

Disampaikan juga berbagai program Pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Tebing Tinggi diberbagai aspek pembangunan diantaranya bidang Hukum,Pertanian dan Kesehatan serta Perekonomian, dan tumpuan pembangunan yang dilakukan bergerak pada bidang Jasa, salah satunya Jasa pelayanan Kesehatan, dimana RSUD Tebing Tinggi merupakan salah satu rujukan dari peserta BPJS yang tidak hanya melayani warga Tebing Tinggi semata , tetapi juga beberapa daerah tetangga, diantaranya Kab.Sergei,Batu Bara, Asahan dan Tanjung Balai, ujarnya.

Dalam hal ini Kami mengalami problem, Katanya, RSUD Tebing Tinggi Type B, sementara regulasi yang dibuat BPJS perawatannya harus berjenjang, dari Puskesmas, RS.Type C dan baru ke Type B, dan ini menjadi masalah, terlalu panjang dan lama masyarakat maunya langsung bisa ke RSUD, karena dianggap lebih baik dan lengkap, untuk mengatasi hal ini kami sudah melakukan Kunker ke RSUD di Denpasar Bali, dan problem juga sama, solusi yang mereka buat adanya Pergub, dan ternyata diperkenankan Menkes, kami saat ini akan berupaya pula seperti yang dilakukan di Bali, ujarnya.

Berhubungan dengan pembagian kewenangan pada Dunia Pendidikan saat ini urusan Perguruan Tinggi kewenangan Pemerintah Pusat, SMA, SMK urusan Pemerintah Provinsi dan SD dan SMP baru kewenangan Daerah, hal inilah yang menimbulkan permasalahan baru.

Bayangkan saja untuk mengikut sertakan anak-anak SMA-SMK yang ada di Tebing Tinggi untuk mengikuti upacara 17 Agustus saja, para Kepsek harus lebih dahulu memohonkan ijin dari Provinsi, pokoknya kegiatan apapun yang melibatkan anak-anak SMA-SMK harus ijin dulu dari Provinsi, katanya tegas.

Regulasi ini menurut Walikota diperlukan lagi kajian yang lebih dalam dari pembuat UU nya terutama yang berada dipusat, hal ini juga sudah saya sampaikan pada peserta Lemhanas, untuk dapat memberikan masukan kepada Pemerintah Pusat, dan diharapkan pula peserta Sispemmen Polri dapat dijadikan bahan kajian.

Sementara itu Ketua Tim Kombes Pol.Drs.R.Johnli Jumhana MH, menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutan yang begitu akrab dari Walikota Tebing Tinggi, dan paparan yang disampaikan begitu gamblang dan terbuka, dan ini sudah dapat menjadi bahan yang sangat bermanfaat bagi peserta Sespimmen Polri ini.

Terlebih lagi melihat koordinasi dan hubungan yang harmonis antara Pemerintah Kota Tebing Tinggi dengan Polres Tebing Tinggi sungguh sangat menarik sekali untuk didalami, terbukti ada beberapa bantuan pembangunan gedung yang dilakukan Pemko Tebing Tinggi untuk Polres Tebing Tinggi, kami atas nama institusi Polri menyampaikan terima kasih kepada Walikota, ujar Kombes Pol.Drs.R.Johnli Jumhana MH.( Rey)

by -
0 5

Photo : Pelaku saat didalam sel (tim)

Simalungun – Mitra Simalungun, Hendrik Nainggolan Alias Sotul (27), seorang Supir Angkot, warga Perumnas Simpang Liga Desa Pematang Kerasaan Kecatan Bandar Kab. Simalungun, akhirnya berhasil diringkus Personil Polsek Perdagangan, Sabtu (10/9) sekira pukul 22.00 wib.

Pasalnya, sepele karena parkir mobil, pelaku ini tega menganiaya supir truck pengangkut sapu Lidi, Dedi Armansyah Hutagalung (37) warga Jalan Singosari No. 5a Pematangsiantar didepan rumah D Hutahaean.

” Berawal dari salah faham masalah memarkirkan kendaraan antara Hendrik Nainggolan dengan korban lae tiba tiba, pelaku memukul korban dengan botol dan kemudian melempar korban pakai batu hingga kaca Spionnya pecah,” kata D. Hutahaen, Senin (11/9).

Hendrik Nainggolan ditangkap Polisi Polsek Perdagangan dengan Sangkaan melakukan tindak pidana kasus pemukulan pasal KUH-Pidana 351 yang terjadi 19 Agustus 2017 yang lalu sekira Pukul 16.30 wib

Ketika di Konfirmasi awak media Polsek Perdagangan AKP D Tambunan menjelaskan,” Minggu (10/09) sekira pukul 22.00 Wib, telah melakukan penangkapan terhadap pelaku Hendrik Nainggolan alias Sotul di Desa Kerasaan Rejo jalan lintas Sumaetra Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.

“Awalnya korban melapor karena di lempar pelaku pakai batu hingga kaca spionnya pecah. Bukan hanya itu, merasa korban melawan, selanjutnya pelaku mengambil botol lalu memukulkan kepundak korban sehingga luka sayat dan berdarah. Kini pelaku telah kita amankan,”Jelas Kapolsek.(tim)

by -
0 4

Photo : Sejumlah Purnawirawan Pengurus Paguyuban STM Secata Wamil TNI-AD gelombang I TA-1977 diabadikan berfoto bersama, dari kiri Pelda (Pur) Jatiaman Sinaga, Mayor (Pur) Suhartono, Kaften (Pur) Dahler Daulay, Peltu (Pur) Sadikun dan sebelah kanan Serma (Pur) Suparto Hadi.(gabe)

Tebingtinggi – Mitra Simalungun, Puluhan Purnawirawan (Pur) Secata Wamil TNI-AD Gelombang I. TA 1977 melakukan temu kangen (reuni) tepatnya dikediaman Almarhum Serma (Pur)  Kadarman jalan Kesatria komplek Asrama Kodim 0204/DS Tebingtinggi, pertemuan para mantan (Pur) TNI-AD lesting 1977 bersama para istri , Warakawiri tersebut berlangsung akrab penuh suka Cita, Minggu (10/9).

Dalam reuni temu kangen yang sudah puluhan tahun tidak saling bertemu itu, para Purnawirawan yang merupakan sesepuh TNI-AD tersebut bermusyawarah untuk menyepakati pembentukkan kegiatan Serikat Tolong Menolong (STM) yang diberi nama STM Paguyuban Secata Wamil TNI-AD Gelombang I TA 1977.

Pertemuan STM direncanakan diadakan sekali dalam 2 bulan ,demikian dikatakan Humas Serma (Pur) Suparto Hadi yang bertempat tinggal di Tanah Karo.

Serma (Pur) Suparto Hadi menjelaskan, bahwa sebelumnya ditahun 2008 reuni paguyuban pertama telah dilaksanakan, namun karena sesuatu kendala terpaksa mengalami kevakuman, Sejumlah besar Purnawirawan yang tergabung di Paguyuban Secata Wamil adalah merupakan mantan TNI-AD yang pernah dilantik di Rindam I/BB Tahun 1977 sebanyak 400 prajurit, mereka disebar keberbagai bataliyon di seluruh NKRI, bahkan diantara angkatan ini ada yang sampai berpangkat Letkol, ujar Suparto Hadi.

Dan bagi rekan rekan lesting 77 dimanapun berada, untuk pertemuan kita selanjutnya dibulan November kita adakan di rumah Wakil Ketua  Bapak Kapten (Pur)  M. Oya Liza,” tambahnya.

Adapun komposisi kepengurusan Paguyuban Secata Wamil TNI-AD gelombang I-TA 1977 yang telah disepakati antara lain Penasehat Pelda (Pur) Jatiaman Sinaga (Medan).

Ketua Mayor (Purn) Suhartono (Medan), Wakil Ketua Kaften (Pur) M Oya Liza (Tebinginggi), Sekretaris Kaften (Pur) Dahler Daulay (Pematang Siantar), Bendahara Peltu (Pur) Sadikun dan Humas Serma (Pur) Suparto Hadi) (Tanah Karo).(gabe)

by -
0 4

Tapteng”Pandan” – Mitrasimalungun, Bupati Tapanuli Tengah (Bakhtiar Ahmad Sibarani) diwakili oleh Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Darwin Sitompul) menghadiri Pelantikan Pengurus Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Daerah Tapanuli Tengah (PGI-D Tapanuli Tangah) periode 2017-2022 bertempat di Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Jalan Oswald Siahaan Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Kab. Tapteng) yang diselenggarakan oleh Majelis Pengurus Harian (MPH) PGI-D Tapteng, Jumat (08/09/2017).

Pengurus PGI-D Tapteng yang dilantik Denominasi dari 13 gereja-gereja di Kab. Tapteng dengan Susunan Kepengurusan Majelis Pekerja Lengkap yang dilantik, yaitu Pdt. Hendra Siahaan. S.Th (HKBP), Pdt. Aston Gea. STh (GMI), Pdt. Miswandi Sinaga, S.Th (GIKLI), Pdt. Lukas Purba, S.Th (GPP), Pdt. Turgas Sipahutar. M,Th (GKPI), Pdt. Romel Pardede, S.Th (HKI), Pdt. Frando Sihombing, M.Th (GSIA), Pdt. Edison Waruwu, S.PdK (GMII), Diakones Mierni Pakpahan (GKPA), Pdt. Feriani Waruwu. S.Th (GN KPID BNKP), Pdt. Mesilia Zendrasto, S.Th (BNKP), Pdt. Masakannya Hia. S.Th (ONKP), Pdt. Drs. Maimun M. Pardede (GKI SUMUT), Pdt. Kasman Surbakti (POUK), dan sebanya 32 orang Komisi Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Kab. Tapteng.

Adapun Majelis Pekerja Harian (MPH) Ketua Umum Pdt. Hualatua Simanungkalit, S.Th (HKBP), Ketua Pdt. Edwin J. P. Simanullang, M.Th (HKI), Ketua Pdt. Toman M. M. Tambunan, S.Th (GKPI), Ketua Pdt. Fernando Banjarnahor, S.Th (GSJA), Sekretaris Umum Pdt. Albert N. F. Sihombing, S.Th (GMI), Wakil Sekretaris Umum Pdt. Yanuari Halawa, S.Th (GNKP Indonesia), dan Bendahara Umum Pdt. Arsen Pardede, S.Th (GKLI). Selanjutnya, Majelis Pertimbangan (MP), yaitu Pdt. J. P. Napitupulu, S.Th (HKI), Pdt. Pahala Sitorus (HKBP), S.Th, Pdt. Berman Simanjuntak (GMI), Pdt. Ploser Togu Simanjuntak, S.Th (GKPI), Pdt. Desmar Elfa Harefa, S.Th (BNKP), dan Pdt. Manihar Banjarnahor, M.Th (GSJA). Badan Pengawas Perbendaharaan (BPP), yaitu St. Hadomuan Manalu (HKI), Tirzah Manalu, SE (HKBP), dan Pnt. Alsen M. Sianipar (GKPI).

Sebelum pelaksanaan pelantikan pengurus PGI-Tapteng, terlebih dahulu dilaksanakan Kebaktian Umum sebagai awal kegiatan pelantikan Pengurus PGI-D Tapteng.

Kata Sambutan Ketua PGI-DTapteng (Pdt. Huala Tua Simanungkalit, S.Th) menyapaikan bahwa kehadiran PGI-D di Tapteng sebagai mitra kerja pemerintah daerah (pemda) Kab. Tapteng untuk mendukung pembangunan di Tapteng.

“Terimakasih atas dukungan moril Bupati Tapanuli Tengah dalam hal ini yang diwakilkan oleh Wakil Bupati Tapanuli Tengah(Darwin Sitompul) atas suksesnya pelaksanaan pelantikan PGI-D Tapteng. PGI-D Tapteng hadir sebagai mitra kerja PemdaTapteng, yang nantinya akan dapat bekerja untuk pembangunan di Kab. Tapteng melalui pelayanan rohani terhadap masyarakat,” kata Ketua PGI-D Tapteng.

Ketua PGI-D Tapteng juga berharap agar tidak ada pengkotak-kotakan ditubuh PGI-D dimana pengurus PGI-D didominasi dari 13 gereja-gereja di Tapteng.

“Marikita mengembangkan Kerajaan Allah dan jangan ada pengkotak-kotakan diantara kita tapi mari kita berjalan bersama untuk mewujudkan Kerajaan Allah itu terjadi di bumi kita Kab. Tapteng,” ujar Pdt. Huala Tua Simanungkalit, S.Th.

Pastor Posma Manalu sebagai Ketua BKAG Kab. Tapteng mendukung organisasi PGI-D di Tapteng dan berpesan agar organisasi PGI-D setelah dilantik aktif dalam menggerakkan organisasi sehingga tidak menjadi matisuri.

“Saya sangat mendukung terbentuknya organisasi kekristenan di Tapteng untuk meningkatkan pelayanan dan pembangunan Kab. Tapteng. Kita harus dapat mendorong pemda dalam pembangunan sebagai bentuk sumbangsih kekristenan yang ada di Kab. Tapteng ini sehingga membawa warna dalam kehidupan bermasyarakat dan jangan menjadi organisasi yang mati suri,” kata Ketua BKAG Kab. Tapteng (Pastor Posma Manalu).

Pdt. Mora Situmanggor dari Kantor Kemenag Kab. Tapteng menyampaikan bahwa kehadiran PGI-D di Tapteng menjadi mitra Kemenag Kab. Tapteng.

“Hadirnya PGI-D Tapteng menjadi mitra Kementrian Agama di Tapteng sehingga dapat membantu Kemenag dalam melakukan pendataan jumlah jemaat dan gereja-gereja yang ada di Tapteng,”kata Pdt. Mora Situmanggor.

Mayor Inf. J. Situmeang yang mewakili Danrem 023/Kawal Samudera menyampaikan sambutan hangatnya atas kehadiran PGI di tengah-tengah masyarakat Tapteng.
“Sudah 72 tahun Indonesia merdeka, baru hari ini ada PGI di bumi Tapteng ini. Padahal seingat saya, dari saya SD sudah ada PGI. Puji syukur kepada Tuhan, semoga ini menjadi langkah yang baik bagi Kab. Tapteng. Saya memohon agar kehadiran PGI juga dapat melayani umat Kristen di Tapteng ini dari kerendahan hati,” ujarnya.

Selanjutnya, Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Darwin Sitompul) dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para Pengurus PGI-D Tapanuli Tengah yang telah dilantik.

“Kami atas nama Pemerintah Kab. Tapteng dan seluruh masyarakat mengucapkan selamat kepada Pengurus PGI-DTapteng yang telah dilantik. Semoga dapat mengemban tugas dan amanah dengan baik serta dapat membawa dampak yang positif kapada Pemerintah Kab. Tapteng, masyarakat Tapteng terlebih menjaga kebersamaan dan keberagaman di Kab. Tapteng ini,” pungkasnya.

Adapun Ketua PGI-D Wilayah Sumatera Utara (Pdt. Bishop Darwis S.Th, M.Psi) menyampaikan cita-cita, visi, dan misi organisasi PGI yang telah terbentuk sekian lama.

“PGI bukanlah organisasi yang baru di Indonesia. Ini adalah organisasi bertaraf nasional dan berbadan hukum. PGI mempunyai cita-cita menjadikan gereja yang Esa dalam aksi, arti gereja yang esa disini bukan berarti menjadikan satu gereja atau sebagai contoh meng HKBP kan Metodis dan memetodiskan HKBP akan tetapi menyatukan gereja-gereja dalam hal pelayanan.” ujarnya.

Ketua PGI Sumatra Utara menyampaikan Thema PGI adalah Tuhan mengangkat kita dari Samudera Raya, dengan Sub Thema Bersama dengan anak bangsa kita tetap mengamalkan nilai-nilai Pancasila guna menanggulangi kemiskinan, ketidakadilan, radikalisme, dan kerusakan lingkungan.

Hadir dalam acara Pelantikan Pengurus PGI-D Tapteng itu,Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Darwin Sitompul), Bishop Darwis Manurung, S.Th, M.Psi (Ketua Umum PGHW Provinsi Sumatera Utara), Pdt. Hotman Hutasoit, MTh (Sekretaris Umum PGI Wilayah Provinsi Sumatera Utara), Ketua BKAG Kab. Tapteng, Pdt. Huala Tua Simanungkalit, S.Th (Ketua umum Pengurus PGI-D Tapteng, Pdt. Alberth N.F Sihombing, S.Th (Sekretaris Umum PGI-D Tapteng), Darwin Sitompul (Wakil Bupati Tapanuli Tengah), Mayor Inf. J. Situmeang mewakili Danrem 023/KS, SKPD dan yang mewakili di lingkungan Pemkab Tapteng, mewakili Kapolres Tapteng (Iptu K. Butar-butar), Kantor Kemenag Kab. Tapteng, Kapolsek Pandan (AKP Parohon Tambunan), para Pengurus PGI-D Tapteng Periode 2017-2022 yang dilantik, serta Jemaat.

“Horas M.Htg”

    by -
    0 34

    Photo : Ketua LSM PAB WH Butarbutar menyerahkan surat Pengaduan di Kantor Kajari Simalungun yang diterimah oleh Bapak Ramli (whbb).

    Bandar Masilam – Mitra Simalungun, Kepala Desa Ilias Baru resmi dilaporkan ke Jaksa Pidana Khusus melalui kantor KAJARI Simalungun oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Anak Bangsa (LSM-PAB) Kabupaten Simalungun, Senin (11/9).

    Pasalnya Kepala Desa Lias Baru yang bernama GUTUL diduga melaksanakan pelanggaran Tindak Pidana sesuai dengan UU RI Nomor 31 tahun 1999 Bab II Pasal 2 ayat 1 dengan cara mempergunakan dana ADD Fiktif untuk memperkaya diri sendiri atau menyalàgunakan Jabatan,” ucap Ketua LSM – PAB WH. Butarbutar.

    Kelanjutan kerana Hukum karena aduan Masyarakat ke LSM PAB pada tanggal 26 Agustus 2017 dengan nomor surat 01/VIII/2017 dan laporan tersebut lebih dahulu dilaporkan ke DPRD Simalungun.

    Dan juga pemberitahuan ke 2 telah diterimah oleh DPRD Simalugun pada tanggal 02 Juli 2017.

    Dan pada tanggal 07 Juni 2017 DPRD telah turun ke Lokasi dan mengukur yang hasilnya memang benar benar adalah Fiktif.

    Dalam pelaksanaan Anggaran Dana ADD pada tahun 2016 tidak benar benar dilaksanakan oleh Kepala Desa GUTUL  karena untuk memperkaya diri sendiri saudara GUTUL tidak takut pada  Hukum.

    Yang mana seperti kata warga Bandar Masilam bahwasanya Bapak GUTUL seorang pejabat Pemerintah dan terkenal sebagai Kebal Hukum.

    Untuk harapan masyarakat kiranya Saudara GUTUL beserta Tim Pelaksa Lapagan segera diseret ke Jalur Hukum.

    Akibat ulah pelaksanaan Dana Anggaran ADD 2016 yang pelaksanaanya Fiktif merugikan uang Negara sebesar Rp 130.000.000 pada tahun 2016, yang mana untuk menutupi ulahnya pada tahun 2017 dilaksanakan perbaikan tanpa ada Pemberitahuan Publik.

    Sedangkan laporan Ikspektorat ke Pemkab Simalungun sebagai pertanggung jawaban telah di sampaikan pada tahun 2016.

    Ketua LSM PAB Simalungun WH Butarbutar menerangkan pada Media ini bahwa, bila JAPIDSUS Simalungun tidak benar benar menyeret Kepala Desa Lias Baru saudara GUTUL ke jalur Hukum LSM PAB akan meningkatkan ke JAPIDSUS Tk I Smatera Utara di Medan, dan menembuskan Ke KPK Jakarta Pusat.|| whbb.

    by -
    0 24

    Photo : Slogan dan jargon yang dipopulerkan Karina Wang alias Kurnia GDI.

    Batu Bara – Mitra Simalungun, Demam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada -red) di kabupaten Batu Bara yang semula terasa begitu hangat, belakangan agak terlihat sepi dari perbincangan. Perang komentar dari masing-masing pendukung Bakal Calon Bupati (Balonbup -red) pun yang biasa viral di sosial media (baca: Akun facebook), belakangan ini agak sedikit mereda, terhitung Senin (10/9/2017).

    Ungkap salah seorang pemerhati Pilkada Batu Bara, Bambang Irawan, postingan atau status dari masing-masing pemilik akun facebook yang notabene disinyalir merupakan pendukung Balonbup, sudah sedikit meredup. Gejala ini menurut Bambang diakibatkan, belum adanya kepastian satupun Balonbup, apakah akan terus maju menjadi pasangan calon Bupati baik melalui jalur independen atau partai.

    “Sejauh yang saya cermati, baik postingan atau komentar terkait hiruk pikuk terkait Pilkada Batu Bara belakangan ini sudah agak menurun intensitasnya. Mungkin diakibatkan oleh keraguan para pendukung atau TS  itu sendiri, apakah Balonbup yang mereka dukung akan benar-benar bisa maju sebagai calon Bupati baik melalui jalur independen ataupun Partai”, bilangnya. 

    “Saya menilai salah satunya mungkin karena kejenuhan sasaat, kemudian bisa juga bisa semacam hemat energi dari para pendukung. Dengan catatan takut malu, alih-alih Balonbup yang digadang-gadang mereka batal maju hingga ke status Calon Bupati. Akan tetapi dari amatan saya yang menarik, masih viralnya di fb slogan #gak aci ceng, main terus”, kata Bambang membeberkan.

    ” Hasil penelusuran kita, slogan #gak aci ceng, main terus itu, dipopulerkan oleh pemilik akun fb atas nama KARINA WANG. Demikian pula halnya terkait jargon #doa_kami_dinadi_Mu, juga dipopulerkan oleh pemilik akun yang sama, yang ternyata adalah eks Calon Bupati Batu Bara 2013 yang lalu”, ungkapnya.

    Terpisah salah seorang warga desa Kuala Tanjung, kec. Sei Suka, juga pemilik aku fb atas nama “Alfredo Siburian” mengaku, slogan #gak aci ceng, main terus, menurutnya unik dan tidak asing ditelinga masyarakat Sumatera Utara khususnya warga di Kab. Batu Bara. “Agak lucu tapi pas untuk jadi motivasi kekinian, terutama pada kalimat ‘Gak aci ceng’ yang sudah cukup populer sejak saya masih anak-anak”, katanya.

    Lebih lanjut masih menurut Alfredo Siburian, sepengtahuan dirinya bahwa pemilik akun “KARINA WANG” alias Kurnia GDI disinyalir kuat kemungkinan bakal ‘COME BACK’  untuk kembali mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Batu Bara priode 2018-2023. “Terkait Jargon dan slogan memang harus KEKINIAN seperti itu, gak usah pakai janji muluk-muluk lah kalau ujung-ujungnya cuma sebagai alat ‘PHP’ atau Pemberi Harapan Palsu kepada rakyat”, imbuhnya mengakhiri. (BiPS/red).

    by -
    0 26

    Kecamatan Siantar Simalungun – Mitra Simalungun, SB (37) dan rekannya berinisial SYF (44), juga mengkonsumsi sabu dan ekstasi di Komplek Perumahan Graha Harmoni Rambung Merah Kecamatan Siantar di grebek Polres Simalungun, Minggu (10/9), sekira jam 18.00 Wib.

    Sesuai Release Pers Polres Simalungun yang diterima wartawan, berdasarkan adanya laporan masyarakat atas adanya kecurigaan di salah satu rumah di Komplek Graha Harmoni, diduga di dalam rumah sejak bulan Juli, dijadikan sebagai tempat transaksi Narkoba.

    Mendapat info itu, personel Polres Simalungun melakukan penyelidikan.

    Dan setelah dipastikan kebenaran informasi itu, bersama Kepala Desa dan Kepala Dusun wilayah itu, mendatangi rumah oknum polisi itu dan langsung melakukan penggeledahan.

    Adapun barang bukti yang ditemukan yakni, lima bungkus plastik klip sedang yang diduga berisi sabu-sabu, satu bungkus plastik klip besar berisi plastik klip kosong, satu bungkus klip besar yang di dalamnya berisi cutton but.

    Kemudian dua buah mancis, satu buah kaca pirex, satu buah kompeng, dua buah pipet, satu buah sendok yang terbuat dari pipet, satu buah gunting, satu buah selang kecil, duan bungkus kosong kotak rokok sampoerna.

    Tidak hanya itu, dari dalam sebuah tas kembali ditemukan satu bungkus plastik klip sedang diduga narkotika jenis ekstasi, dua buah plastik klip kosong, satu buah kaca pirex, satu buah sumbu komor, dua buah sendok yang terbuat dari pipet, satu ATM Mandiri dan satu ATM BNI beserta SIM C dan NPWP atas nama SB.

    Dari penggeledahan yang dilakukan di ruang tamu, Polres Simalungun kembali menemukan satu buah buku kecil yang diduga buku bon, utang dan setoran transaksi Narkoba, satu buah mancis, Hp Black Berry dan Nokia.

    Selanjutnya kedua pelaku diboyong ke Mapolres Simalungun untuk penyelidikan lanjutan dan membawa barang bukti ke Lab Forensik selanjutnya membuat laporan ke Polda Sumatera Utara, Dir Res Narkoba Poldasu dan Kabid Propam Poldasu.

    Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Manaek S Ritonga SH, membenarkan penggerebekan itu.

    Dia menyebutkankan,” Operasi penggerebekan itu langsung dipimpin Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan,” ucanya.

    Adapun oknum polisi Bripka SB merupakan personel Sabhara Polresta Siantar. Dan kini oknum tersebut dan rekannya, masih dalam pemeriksaan.|| SM ~ red.

    by -
    0 8

    Bandar Masilam – Mitra Simalungun, Polsek Perdagangan berhasil menangkap terduga pengedar sabu-sabu di dalam gubuk Kampung Bah Sulum, tepatnya di belakang Kantor Camat Bandar Marsilam, Nagori Bandar Marsilam I, Jumat (8/9/2017) sekira pukul 20.00 WIB.

    Dari tangan pelaku Muhammad Arfan Pulungan alias Galepok (36) Kampung Setumpuk Nagori Bandar Silou Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun diamankan 3 bungkus plastik klip bening besar diduga berisi sabu dengan berat 3,1 gram dan 1 bungkus kecil plastik klip kecil  sabu berat 0,25 gram.

    Barang bukti lain yang diamankan petugas, 1 unit handphone (HP) merk Samsung warna putih, 35 plastik klip kecil kosong, uang sebesar Rp 520 ribu, 1 buah kaca pirek dan 1 unit sepeda motor Honda Supra X tanpa plat warna hitam.

    Sebelum penangkapan, Kapolsek Perdagangan AKP Daniel Artasasta Tambunan menerima informasi dari masyarakat, jika di dalam gubuk tepatnya di belakang Kantor Camat Bandar Masilam ada transaksi sabu.

    Unit Reskrim (Lidik) Polsek Perdagangan selanjutnya diperintahkan untuk melakukan penangkapan.

    “Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan seorang laki-laki yang hendak melarikan diri dari dalam gubuk tersebut. Saat itu juga dilakukan penangkapan serta penggeledahan,” sebut Kapolsek, Sabtu (9/9/2017).

    Lanjutnya, dari genggaman  tangan kanan pelaku ditemukan 1 bungkus plastik klip kecil diduga berisi sabu.

    Menurut Daniel pada saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat membuang bungkus rokok Sampoerna Mild yang didalamnya ditemukan 3 bungkus plastik klip besar diduga berisi sabu.

    Dari hasil pengembangan, Arfan mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang bernama Nasrul.

    Sayangnya saat dilakukan pengejaran dengan membawa Arfan untuk menunjukkan tempat  keberadaan Nasrul, tidak berhasil ditemukan dan sudah melarikan diri.

    “Selanjutnya pelaku dan barang bukti diboyong ke Polsek Perdagangan untuk dilakukan proses pemeriksaan. Sementara kita juga masih melakukan pengejaran terhadap pria bernama Nasrul,” sebut Daniel.|| red.